Kurbankan yang Terbaik

Hari Raya Iduladha segera tiba. Umat muslim merayakannya dengan gegap gempita. Tidak hanya salat Ied, namun juga ada ibadah puasa dan juga menyembelih hewan kurban. Ketika hari raya, dapur-dapur di setiap rumah akan kompak ‘ngebul’ untuk mengolah daging kurban yang diterima.

Karena termasuk ibadah, tentu memilih hewan kurban tidak bisa sembarangan. Dagingnya nanti juga akan dibagikan dan dikonsumsi untuk saudara sesama.

Karena itu, ada kriteria dan syarat tertentu untuk hewan kurbannya, baik itu sapi, kambing, dan domba, agar kurban kita diterima, baik di dunia dan di akhirat. Apa saja yang perlu diperhatikan?

1. Jenis dan usia hewan kurban

Umat muslim diperintahkan untuk menyembelih hewan ternak untuk kurban, seperti unta, kambing, domba, sapi, dan kerbau. Pastikan juga hewan kurban berjenis kelamin jantan dan tidak dikebiri. Kalau selain itu, tidak sah ya!

Masing-masing dari hewan ternak itu juga sudah memenuhi kriteria seperti layak, tidak cacat, dan sehat untuk dikurbankan. Selain itu, usia hewan kurban juga perlu diperhatikan, karena hewan kurban memiliki usia yang berbeda-beda syarat sahnya.

Jika berkurban kambing atau domba, usia yang disyaratkan memenuhi kriteria adalah minimal berumur 1 tahun. Sedangkan jika berkurban sapi atau kerbau, maka usia yang masuk kriteria kurban adalah minimal 2 tahun. Ditandai dengan tumbuhnya gigi pada hewan kurban.

2. Hewan kurban harus sehat dan tidak cacat

Selain jenis dan usia, hewan kurban juga harus sehat dan tidak cacat, yang ditandai dengan:

Sehat:

- Tidak kurus, bergerak lincah

- Muka cerah

- Bulu bersih

- Nafsu makan baik

- Lubang kumlah (mulut, hidung, tellinga, dan anus) bersih dan normal

- Tidak sedang demam, dengan suhu badan normal 37 derajat celcius

Tidak cacat

- Hewan tidak pincang

- Hewan tidak buta

- Telinga hewan tidak rusak (tetapi kesepakatan ulama bahwa bekas eartag atau

penanda lainnya bisa digunakan sebagai kurban, karena bukan suatu kecacatan)

Itulah beberapa cara memilih hewan kurban yang baik, agar bisa diterima di dunia dan akhirat kelak. Pada dasarnya, untuk membeli hewan kurban bukan merupakan sebuah keterpaksaan, namun keikhlasan bagi yang mampu.

Pelajari juga mengenai pembagian daging hewan kurban. Dalam aturan agama, pembagian daging kurban dibagi tiga, yaitu 1/3 untuk dimakan oleh yang berkurban, 1/3 disedekahkan, dan 1/3 sisanya dihadiahkan kepada orang lain. Semangat berkurban!

Comments